DUNIA BERITA

Menyajikan Berita Nasional dan Internasional

  • Home
  • Berita
  • Nasional
  • Internasional
  • Peristiwa
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Perbankan
  • Serba-Serbi
Home » Berita » Internasional » Kesehatan » Bayi dengan Batuk Rejan dapat Tingkatkan Risiko Epilepsi

Monday, 9 November 2015

Bayi dengan Batuk Rejan dapat Tingkatkan Risiko Epilepsi

Ilustrasi bayi (Foto Dok. Getty Images)

DUNIA BERITA - Berhati-hatilah terhadap batuk rejan pada bayi anda. Sebuah penelitian menunjukkan, anak-anak yang didiagnosis terserang pertusis atau batuk rejan pada usia dini, berdampak peningkatan risiko epilepsi tatkala masa kanak-kanak.

Seperti diberitakan Reuters, ketua tim studi, Morten Olsen dari Universitas Aarshus di Denmark, mengatakan "Asosiasi yang kami identifikasi sangat penting pada tingkat populasi, anak yang ditangani di rumah sakit akibat pertusis akan mempunyai risiko epilepsi yang sangat rendah."

Mengutip laman CNN Indonesia, Pertusis merupakan infeksi saluran nafas akut yang sering timbul pada masa kanak-kanak. Hal ini memengaruhi sekitar 16 juta orang per tahun. Dampak dari batuk ini sangat buruk, mengakibatkan anak susah untuk makan, minum dan bernafas.

Berdasarkan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat, batuk bisa terjadi selama berminggu-minggu dan dapat mengakibatkan pneumonia, kerusakan otak, kejang, bahkan kematian.

Di negara Amerika Serikat, anak-anak diberikan lima dosis vaksin pertusis, yang merupakan bagian dari jadwal vaksin DtaP (jenis imunisasi DPT) di usia dua, empat, enam dan 18 bulan, serta pada umur empat sampai enam tahun. Vaksin ini juga mencegah dari penyakit bakteri, seperti difteri dan tetanus.

Selama penelitian baru ini, para peneliti memanfaatkan data nasional di Denmark. Mereka memelajari 47 ribu pasien yang lahir periode tahun 1978 dan 2011, yang mengidap pertusis, setengah dari mereka terjangkit sebelum usia enam bulan.

Tatkala dibandingkan dengan kelompok pembanding yang cocok jenis kelamin dan tahun kelahirannya, individu dengan diagnosis pertusis ketika bayi berisiko lebih tinggi menderita epilepsi pada masa kanak-kanak.

Anak-anak yang terjangkit pertusis setelah umur tiga tahun tidak mengalami peningkatan risiko epilepsi, tutur penulis studi.

Menurut pendapat Eugene D. Shapiro dari Yale School of Public Health di New Haven, menyebutkan bahwa ada kemungkinan kadar oksigen dalam darah yang rendah sebab terbatuk-batuk ketika masih kecil dapat merusak otak, dan berdampak peningkatan risiko epilepsi nantinya.

Kemungkinan lainnya, batuk yang kronis dapat mengakibatkan peningkatan tekanan dalam pembuluh darah di otak dan perdarahan yang berdampak kerusakan saraf, ujar Shapiro, seperti dilansir laman Reuters.

Dia menambahkan, akan terdapat banyak komplikasi lain dari pertusis, oleh karena itu, ini merupakan alasan yang baik untuk terus memberikan vaksinasi kepada anak-anak kita.

Sedangkan, menurut David Geffen dari Fakultas Kedokteran UCLA, Los Angeles, menyatakan "Sepertinya rasional jika epilepsi timbul pada anak-anak yang mengidap pertusis ketika bayi, infeksi ini juga dapat berdampak peningkatan bahaya komplikasi otak lain."
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Unknown
19:43

Belum ada komentar untuk "Bayi dengan Batuk Rejan dapat Tingkatkan Risiko Epilepsi "

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)
Find Us :

Cari Berita Ini

Translate

Berita Populer

  • Sanksi Denda Akan Diterapkan PLN Bagi Pelanggan Nakal Pencuri Subsidi Listrik
    Ilustrasi Pengecekan Meteran Listrik PLN (Foto Tempo.co) DUNIA BERITA - PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) segera mempersiapkan s...
  • Indonesia Punya Ahli Nuklir yang diakui Dunia
    Logo ITB (Dok. itb.ac.id) DUNIA BERITA - Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidika...
  • Teknik Berburu Gurita Seperti Cara Harimau
    Gurita jenis Larger Pacific Striped Octopus (Dok. Commons.wikimedia.org) DUNIA BERITA - Seorang ahli biologi kelautan dari Universitas...
  • Melihat Menu Kejutan di Resepsi Pernikahan Gibran dan Selvi
    Martabak 16 rasa (Liputan6.com) DUNIA BERITA - Dalam acara resepsi pernikahan Gibran dan Selvi, hari ini Kamis (11/6/2015) di Gedung...
  • Studi: Bersyukur Berdampak Positif Bagi Kesehatan
    Ilustrasi berdoa (Foto Dok. Thinkstock) DUNIA BERITA - Dengan bersyukur banyak orang menyebutkan akan membawa dampak yang luar biasa b...
  • Teknologi Lift ke Luar Angkasa setinggi 20 Km Dipatenkan
    Desain Lift ke luar angkasa setinggi 20 Kilometer (Dok. Thothx.com) DUNIA BERITA - Thoth Technology Inc, perusahaan teknologi asal Kana...
  • 8 Kiat Mudah Buat Ingatan Tetap Tajam
    Tertawa merupakan salah satu cara agar ingatan kita tetap cemerlang (Foto Dok. Shutterstock) DUNIA BERITA - Tidak dapat dipungkiri, bi...
  • Seminggu Sebelum Dibunuh, Angeline Sempat Lolos dari Upaya Perkosaan
    Foto arsip (news.detik.com) DUNIA BERITA - Rupanya upaya berbuat bejat Agustinus yang akan di lampiaskan kepada Angeline (8 tahun) te...
  • Menengok apa isi seserahan Gibran untuk Selvi
    Gibran diapit oleh Jokowi dan Iriana (Solopos.com) DUNIA BERITA - Menurut rencana, tadi malam (10/6/2015) akan di lakukan seserahan d...
  • Gaya Bicara Menyindir Pertanda Orang Kreatif
    Ilustrasi perilaku sarkasme (Foto Dok. Thinkstock) DUNIA BERITA - Berdasarkan sebuah penelitian di Universitas Havard menunjukkan sarka...
  • About Us
  • Contact Us
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Copyright 2015 DUNIA BERITA - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Published by Evo Templates